RSS

perpisahan

23 Oct

telah habis tugasmu di sini
kini kau mulai beranjak
dan kembali berlari
meninggalkan aku tanpa kepastian
wahai matahari yang menyinariku
siapa lagi yang akan bersinar di hatiku
kepergianmu merajut duka dan air mata
karena hanya engkau yang selalu nampak
mengapa waktu dan kejauhan
mampu membangun batas antara kita
andaikan engkau bisa membaca hatiku
mungkin takkan ku dengar kata
selamat tinggal darimu. . . .

 
Leave a comment

Posted by on October 23, 2010 in puisi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: